





Kab. Mojokerto (MTsN 2) – Upayah menciptakan lingkungan madrasah yang asri, dan berwawasan terus digalakkan oleh MTsN 2 Mojokerto. Dalam langkah strategis menuju predikat Madrasah Adiwiyata, Kepala MTsN 2 Mojokerto, Misbakhul Arifin, menggelar pertemuan khusus dengan mengundang seluruh pengurus paguyuban wali murid pada Rabu (04/02/2026).
Pertemuan yang berlangsung khidmat di aula madrasah ini menghadirkan 84 orang perwakilan, yang terdiri dari ketua, sekretaris, dan bendahara paguyuban dari masing-masing kelas. Kehadiran para pengurus ini dinilai krusial sebagai jembatan komunikasi antara pihak madrasah dan orang tua siswa dalam menyukseskan program-program madrasah.
Dalam sambutannya Kepala MTsN 2 Mojokerto Misbakhul Arifin menegaskan bahwa, pencapaian Adiwiyata bukan sekadar mengejar penghargaan, melainkan membangun budaya peduli lingkungan bagi seluruh ekosistem madrasah. Ia menekankan pentingnya peran serta wali murid dalam mendukung perubahan perilaku siswa, baik di madrasah maupun di rumah.
“Kami tidak bisa berjalan sendiri. Peran paguyuban sangat vital untuk memberikan pemahaman kepada seluruh wali murid mengenai pentingnya pemilahan sampah, penghijauan, dan pengurangan penggunaan plastik di lingkungan madrasah,” ujar Misbakhul Arifin.
Kepala madrasah menanbahkan yang perlu diperhatikan yaitu “optimalisasi taman kelas yaitu penataan kembali area hijau di depan tiap ruang kelas dengan melibatkan kreativitas siswa dan dukungan paguyubanm berikutnya manajemen sampah mandiri, pengadaan tempat sampah terpilah yang lebih representatif, serta, edukasi lingkungan, sosialisasi berkelanjutan mengenai gaya hidup ramah lingkungan,” jelasnya.
Misbakhul Arifin menyampaikan melalui pertemuan ini, diharapkan koordinasi antara madrasah dan wali murid semakin solid. Partisipasi aktif dari 84 pengurus paguyuban ini diharapkan mampu menggerakkan seluruh orang tua siswa untuk bergotong-royong menjadikan MTsN 2 Mojokerto sebagai madrasah yang unggul dalam prestasi dan berkarakter peduli lingkungan. (S. Mustaqim)